ASSALAMUALAIKUM
TEMAN-TEMAN KALI INI SAYA BERBAGI MAKALAH EKONOMI TENTANG KEBUTUHAN MANUSIA
BAB
I
PENDAHULUAN
1. Latarbelakang
Manusia sebagai homo economicus memiliki kecendrungan
untuk bisa memenuhi semua kebutuhannya, baik itu kebutuhan primer, sekunder,
maupun tersier. Usaha manusia untuk memenuhi kebutuhannya ini tidak terlepas
dari keinginan manusia untuk bisa bertahan hidup dan melanjutkan kehidupannya.
2. Tujuan
· Mendiskripsikan
pengertian, macam-macam, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan.
· Mendiskripsikan
pengertian, macam-macam benda pemuas kebutuhan.
BAB
II
PEMBAHASAN
I. Pengertian
kebutuhan
Kebutuhan adalah sesuatu yang harus dipenuhi oleh
manusia agar mampu bertahan dan melanjutkan kehidupannya.
II. Macam-macam
kebutuhan
Berdasarkan tingkatannya, kebutuhan manusia
dikelompokkan menjadi:
a) Menurut
intensitasnya
Kebutuhan menurut intensitasnya merupakan kebutuhan
manusia yang digolongkan berdasarkan tingkat pentingnya kebutuhan tersebut.
Berdasarkan intensitas tersebut, kebutuhab manusia dibagi 3 yaitu :
1) Kebutuhan primer, yaitu kebutuhan
yang harus segera dipenuhi dan jika tidak dipenuhi bisa mengganggu kelangsungan
hidup manusia. Contohnya : sandang, pangan, dan papan.
2) Kebutuhan
sekunder, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya setelah kebutuhan primer tercukupi.
Contohnya : perlengkapan barang elektronik.
3) Kebutuhan
tersier, yaitu kebutuhan akan barang-barang mewah dan muncul karena seseorang
ingin dihargai.
b) Menurut
waktunya
Menurut waktunya, kebutuhan manusia dibedakan menjadi
2, yaitu :
1) Kebutuhan
sekarang, yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang, tidak bisa ditunda.
Contohnya makanan bagi orang yang lapar.
2) Kebutuhan
yang akan datang, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya bisa dilakukan sekarang
namun penggunaannya dilakukan untuk masa yang akan datang. Contohnya : tabungan
atau program asuransi.
c) Menurut
sifatnya
Menurut sifatnya, kebutuhan manusia dibedakan menjadi
2, yaitu :
1) Kebutuhan
jasmani, yaitu kebutuhan yang sifatnya untuk memelihara dan menjaga kesehatan jasmani
manusia agar kelangsungan hidupnya tetap terjaga. Contonya : olahraga, makan
dan minum.
2) Kebutuhan
rohani, yaitu kebutuhan yang sifatnya bisa memberikan kepuasan dan kenyamanan
secara batin kepada manusia. Contohnya : ibadah, rekreasi dll.
d) Menurut
bentuknya
Menurut bentuknya, kebutuhan manusia dibedakan menjadi
2, yaitu :
1) Kebutuhan
material, yaitu kebutuhan manusia akan barang-barang berwujud. Contonya : uang
sebagai alat pembayaran
2) Kebutuhan
immaterial, yaitu kebutuhan manusia akan pelayanan jasa. Contohnya : pelayanan
akan jasa kesehatan
e) Menurut
subjek
Menurut subjek, kebutuhan manusia dibedakan menjadi 2,
yaitu :
1) Kebutuhan
individu, yaitu kebutuhan yang berkaitan langsung dengan orang yang membutuhkan
sehingga antara orang yang satu dengan orang yang lain akan berbeda kebutuhan
individunya. Contohnya : seorang pelajar akan lebih membutuhkan alat tulis,
sedangkan seorang petani akan lebih membutuhkan cangkul dan peralatan pertanian
yang lainnya.
2) Kebutuhan
kelompok, yaitu kebutahan akan fasilitas yang bisa digunakan untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat. Contohnya : jalan raya, jembatan, angkutan umum dsb.
III. Faktor-faktor
yang mempengaruhi kebutuhan
ü Keadaan
alam
ü Peradaban
ü Agama
ü Kepercayaan
ü Adat-istiadat
IV. Benda
atau barang pemuas kebutuhan
Kebutahan manusia baru bisa terpenuhi jika ada sumber
daya atau benda pemuas. Benda pemuas untuk memenuhi kebutuhan manusia bisa
digolongkan menjadi barang dan jasa.
Sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan, maka barang
bisa dikelompokkan menjadi sebagai berikut :
a) Berdasarkan
cara memperolehnya
Berdasarkan cara memperolehnya dibagi menjadi 3, yaitu
:
1) Barang
ekonomi, yaitu benda pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas sehingga untuk
mendapatkannya, seseorang harus melakukan pembayaran atau pengorbanan. Barang
ekonomi bisa digunakan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan primer, sekunder
maupun tersier.
2) Barang
bebas, yaitu barang yang jumlahnya tidak terbatas dan untuk memperolehnya tidak
memperlukan adanya pengorbanan. Contohnya : air, udara, dan sinar matahari.
Namun dalam kondisi tertentu, barang bebas ini bisa berubah menjadi barang
ekonomi. Contohnya : kebutuhan air saat musim kemarau.
3) Barang
illith, yaitu barang yang jika jumlahnya berlebihan atau penggunaannya
berlebihan dapat menimbulkan bahaya. Contohnya : air yang berlebihan akan
menyebabkan banjir.
b) Berdasarkan
kegunaannya
Berdasrakan kegunaannya, barang dibagi menjadi 2,
yaitu :
1) Barang
konsumsi, yaitu barang yang langsung bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan
dan manfaatnya bisa sekaligus atau berangsur-angsur habis. Contohnya : baju,
celana, roti dll.
2) Barang
produksi, yaitu barang modal yang bisa digunakan dalam proses produksi.
Contohnya : mesin jahit untuk memproduksi pakaian.
c) Berdasarkan
proses pembuatannya
Berdasarkan proses pembuatannya, barang dibagi menjadi
3, yaitu :
1) Barang
mentah, yaitu bahan baku yang digunakan untuk kegiatan proses produksi. Barang
mentah ini akan diproses lebih lanjut dalam kegiatan produksi untuk menjadi
barang setengah jadi ataupun barang jadi. Contohnya : kayu, rotan, batu-bara
dll
2) Barang
setengah jadi, yaitu barang yang telah mengalami proses produksi, namun belum
bisa digunakan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan. Barang setengah jadi
masih membutuhkan proses produksi lanjutan agar benar-benar siap digunakan
sebagai barang jadi. Contohnya : benang untuk membuat kain, kain untuk membuat
pakaian.
3) Barang
jadi, barang hasil proses produksi dan siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan
manusia. Contohnya : pakaian, meja dll.
d) Berdasarkan
kegunaannya dengan barang lain
1) Barang
komplementer, yaitu barang yang manfaatnya lebih terasa jika barang tersebut
digunakan secara bersama-sama. Contohnya : kopi dengan gula, bensin dengan
mobil/motor.
2) Barang
substitusi, yaitu barang yang kedudukannya bisa menggantikan barang lain dalam
memenuhi kebutuhan. Contohnya : jika harga daging sapi naik, maka konsumsi
daging sapi bisa digantikan daging ayam.
e) Berdasarkan
elastisitas pendapatan
Berdasarkan elastisitas pendapatan, barang dibagi
menjadi 3, yaitu :
1) Barang
superior, yaitu barang yang memiliki kualitas bagus sehingga seseorang yang
memiliki penghasilan tinggi akan mengkonsumsi barang ini.
2) Barang
normal, yaitu barang yang jumlahnya akan berkurang jika pendapatan menurun,
begitupun sebaliknya.
3) Barang
inferior, yaitu barng dengan kualitas kurang bagus sehingga yang pendapatannya
tinggi tidak akan mengkonsumsi barang inferior.
BAB
III
PENUTUP
Ø Kesimpulan
Kebutuhan manusia sangat beragam dan tidak dapat
dipungkiri lagi setiap manusia harus dapat memenuhi kebutuhan hidupnya tersebut
dan dapat memuaskan hasrat keinginannya untuk memperoleh semua kebutuhan
hidupnya, namun tentunya harus dengan adanya usaha. Setiap orang yang satu
dengan orang yang lain mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda namun tidak
terlalu terdapat banyak perbedaan tersebut.
Demikian contoh makalah ekonomi
tentang KEBUTUHAN MANUSIA yang bisa saya share kepada
teman-teman kurang lebihnya mohon maaf, dan semoga bermanfaat, wassalamm......
LIKE & SHARE
0 Response to "CONTOH MAKALAH EKONOMI TENTANG KEBUTUHAN MANUSIA"
Posting Komentar